Tinggalkan komentar

Pengalaman kuretaseq


Setelah genap 1 tahum memasang IUD my hubby dah ribut aja minta spiral dilepas.padahal baru aja aq merasakan nyaman dengan pake IUD as aq butuh hampir sepuluh bulan untuk adaptasi dan baru aja mensq lancar ga keluar terus.

Waktu melepas spiral pun harus rela untuk diceramahin dan dimarahi habis habisan sama dokternya coz waktu kehamilan pertama kena eklamsia (ceritanya ada di sini).
Apa lagi pas aq kesana tensiq ada di angka 130 ini yang bikin dokternya senewen sampai sampai dia bilang klo sebagai istri itu kita ga perlu terlalu berbakti sama suami sampai sampai mau mengorbankan nyawa demi anak. dan dia cerita bahwa daku punya nyawa saringan coz setelah eklamsia aq dan bayiq selamat tidak terjadi apa2 (alhamdulillah daku mesti banyak bersukur coz Allah masih kasih kesempatan buat membesarkan nela) dan selama ini hanya daku yang setelah eklamsia tidak mengalami stroke dan sebagainya (semoga Allah selalu melindungi dan menjagaq selama kehamilan dan melahirkan babyq selanjutnya amin….)Untung saja my hubby ga ikut masuk as nela ga mau diajak masuk. jadi dia ga perlu denger ini. coba klo dia tau wah bisa berantem tuh sama dokternya ;D
Setelah terjadi perdebatan yang cukup sengit dokternya akhirnya mau untuk lepas spiral meskipun dengan bejibun nasehat untuk menstabilkan tekanan darah and mesti rajin2 ke dokter jantung buat konsultasi.
Bulan January 2011 awal daku lepas spiral bulan februari mensq dah telat. sebenarnya ga nyangka klo hamil coz tanggal 13 keluar mens sedikit and cuma 1 hari, ternyata itu adalah salah satu tanda kehamilan coz pada saat embrio menempel ke rahim biasanya ada pedarahan dikit. tahunya klo hamil setelah periksa ke dokter. As hampir tiap hari pusing dan mual takutnya kenapa2 my hubby ngantar aq ke dokter dan setelah diperiksa ke dokter ternyata postitif hamil.akhirnya pergi deh ke dokter kandungan, dan as aq punya riwayat eklamsia akhirnya dokter kasih aq vitamin sama ASPILET kata dokternya ini adalah obat untuk mengencerkan darah sehingga tensi darah diharapkan tetap stabil.
Tapi ternyata kebahagiann itu ga berlangsung lama. setelah malamnya dari dokter paginya aq keluar flek merah segar. tapi dasar aqnya ga care ta pikir sih ga pa2 coz kemaren kemaren juga ada fleknya.
but i was wrong.it was the biggest mistake i ever made. harusnya klo dah positif hamil dengan adanya pendarahan walaupun cuma setetes kita mesti konsul ke dokter dan yang paling penting harus berbaring dan istirahat. klo aq waktu itu ga aq tetep pergi ke kantor as masih banyak kerjaan yang harus diselesaikan hari itu.
ternyata siangnya masih keluar flek meski cuma berwarna coklat. akhirnya baru besoknya aq ke dokter. bener2 berat rasanya waktu dokter bilang klo janinq dah tidak bisa dipertahankan lagi coz sdh ada di jalan lahir. dia minta secepatnya dikiret biar tidak terjadi infeksi di kandungan.
akhirnya jumat malam tgl 26 februari aq dikiret.padahal hari itu adalah tepat 2 tahun umur anakq yang pertama. jadi pada hari yang sama kedua anakq dilahirkan.bedanya klo yang pertama lahir jam 9.48 pagi klo yang ini jam 10 malam.
Setelah dikuret perut rasanya seperti ditusuk2 sakit sekali ini berlangsung selama 1 minggu.
Seminggu setelah dikuret diriq harus kontrol dokter bilang sih rahimnya sudah bersih ga ada yg tersisa (tapi ini hasil daripemeriksaan USG luar aja). ga boleh kemasukan sperma jadi boleh ML tapi harus pake kondom. dan tidak boleh hamil lagi sampai minimal 3 bulan.tapi untuk kontrolnya mesti kembali lagi 2 minggu.
Ternyata pada kontrol yg ke dua diriq dinyatakan positif hamil lagi, jadi kena marah lagi deh sama dokternya.dia bilang “bu klo beli kondom jangan yang bolong, jadi begini ini jadinya”.daku sama suami ya cuma diam aja ngerasa klo emang kita bersalah.
Jadilah daku hamil untuk yang ke tiga kali.untuk yg ini daku extra hati2 ga ML ga angkat angkat berat dan nela lgs disapih. cos waktu hamil yg kedua nela masih mimik ASI dan kata dokter itu juga bisa merangsang kontraksi rahim.
Ternyata kehamilanq yg ke tiga ini juga tidak berlangsung lancar. pada saat minggu ke 7 diriq mengalami pendarahan lagi, sorenya langsung ke dokter waktu itu yang handle dokter lain coz dokter yg biasanya sdg tidak praktek, tapi di rumah sakit yang sama.
Dengan santainya dia bilang klo aq ga hamil n kehamilannya adalah kehamilan palsu.jelas saja aq bingung coz kemaren kan dah usg dan tes kencing smuanya positif hamil (belakangan aq baru tau bahwa dia sering bilang ke pasien klo pasien tuh ga hamil padahal jelas2 hamil) berhubung dapat penjelasan seperti itu diriq trus beraktifitas seperti biasa. mondar mandir kesana kemari naik motor sendiri, beres2 rumah dan sebagainya coz merasa tidak hamil.
but i was wrong again. Yang pertama bikin bingung sih kenapa mensq ga berhenti2 dan ada hari dimana aq ngeluarkan darah banyak banget, dan banyak sekali gumpalan2 darahnya dan ini berlangsung selama 2 hari.
waktu aq cerita ke kakakq yg orang kesehatan dia nyuruh aq tuk ganti dokter dan cek ulang. ternyata memang ada yg ga beres dengan rahimq.dengan USG dalam (transvaginal) kelihatan ada sesuatu dirahimq, belakangan baru aq tau itu adalah janinq yang tidak berkembang sempurna.
Dokter menyarankan aq untuk segera kuret. takut ada infeksi lagi. Tapi daku masih trauma dengan kuret yang pertama coz rasanya sakit banget. akhirnya setelah berdebat panjang dengan dokter beliau mengasih obat untuk membersihkan rahim. diminum cuma 2 kali. dia bilang minumnya ga boleh selang lebih dari 24 jam dan efeknya kan terjadi pendarahan.dan mesti kembali lagi 1 minggu depan un tuk kontrol.
as aq belum berpengalaman jadi aq ga tau klo ternyata pendarahan yng diakibatkan bener2 hebat. daku mesti ganti pembalut 10 menit sekali malah kadang tidak sampai 10 menit harus sdh ganti padahal daku sudah pake yang long.
badan rasanya lemes sekali akhirnya tepat tengah malam diriq pingsan pada saat mau ke kamar mandi.
My hubby panik dan langsung menelpon kakakq dan daku disuruh langsung ke RS. Di RS aq lgs diinfus dan rasanya lemes bener. Paginya aq besikukuh untuk minum obat lagi tapi perawatnya melarang secara dokter yg kemaren kasih obat tidak praktek di RS dekat rumah. Dan dengan terpaksa diriq mesti dikiret lagi.
Menurut my mom sih janinnya sebesar kunci sepeda motor.aq sendiri ga sempat melihatnya coz msh teler berat kena obat bius dan efek pendarahan semalam.
Aq sih tidak mau kontrol di RS tempat aq kuret aq lebih memilih ke dokter yang kasih obat. setelah kembali kesana daku cerita klo mengalami pendarahan hebat dan akhirnya tetep aja mesti dikuret.
Setelah menerima penjelasanq dokter melakukan USG dalam dan bilang bahwa rahimq dah bener2 bersih. Beliau juga menyarankan bahwa jika memang sampai 2 kali keguguran, seharusnya janinnya di tes lab untuk mengetahi ada tidaknya virus di rahim, dan ini memang yang kemarin kelewat sama dakušŸ˜¦
Dari pengalaman kuretaseq yang sampai dua kali ini ada hal2 yang mesti diperhatikan untuk mom yang sedang hamil:
1. jangan pernah menganggap penteng pendarahan walaupun itu hanya satu tetes saja. begitu ada pendarahan sebaiknya cepat2 konsultasi ke dokter terdekat untuk mengetahui kondisi janin.
Jika tidak memungkinkan untuk segera kontrol ke dokter setelah pendarahan moms harus bener2 bed rest. untuk mengurangi kontraksi dan tekanan pada perut.
2. Segera hentikan kegiatan laktasi, coz ini bisa merangsang kontraksi rahim. jadi mesti berta ini mesti dilakukan. Memang ada beberapa orang yang selama proses laktasi tidak berpengaruh pada kehamilannya.
3. Biasakan untuk memilih dokter yang mempunyai peralatan USG dalam/transvaginal untuk dapat mendeteksi lebih teliti kondisi janin apalagi untuk kehamilan dibawah 10 minggu.hal ini pun harus dilakukan untuk moms yang mengalami keguguran dan kuretase coz hanya dengan USG dalam ini dapat benar2 mengetahui bahwa rahim kita telah bersih dari sisa2 janin sebelumnya.
coz jika ada sisa sedikit saja bisa menginfeksi janin yang baru terbentuk (sepertinya ini juga yang daku alami)
4. Jika memang memungkinkan hindari tindakan kuret coz ini bisa membuat trauma rahim apabila dokter yg menangani kurang telaten.sehingga menyebabkan rahim tidak bisa menahan beban janin di awal trimester pertama (mungkin ini juga yg terjadi padaq). Tapi ada juga yang setelah kuret kehamilannya berjalan lancar.
5. jika mom sudah positif hamil pada trimester pertama, ML tidak dilarang tapi sebaiknya dads harus memakai kondom coz sperma yang masuk ke rahim bisa merangsang kontraksi rahim yang bisa menyebabkan keguguran.
6.Sebaiknya setelah kuretase moms harus benar2 menjaga agar tidak hamil dulu untuk menjaga hal2 yang tidak diinginkan.minimal setelah dapat satu kali menstruasi.
7. Jangan terlalu menyalahkan diri jika memang pada akhirnya moms harus keguguran. Coz kekguguran adalah salah satu tindakan alami dari rahim untuk mengeluarkan janin yang tidak berkembang normal. Jadi penyebab keguguran tidak selalu dikarenakan mom kurang hati2 tapi juga ada kemungkinan bahwa janin yang dikandung itu bibitnya tidak sehat sehingga janin tidak berkembang.

So mom jangan pernah takut untuk hamil lagi setelah mengalami keguguran dan kuretase. alhamdulillah setelah 7 bulan kuretase sekarang aq dah hamil lagi dah masuk bulan ke tiga semoga diberi kemudahan dan lancar sampai melahirkan. Amin…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: