Tinggalkan komentar

IUD/Spiral


Setelah dapat haid pada bulan ke 7 pasca melahirkan diriq n huby berencana tuk pasang Kontrasepsi. Pada saat ke dokter beliau memberikan bermacam-macam jenis kb mulai dari pil,sunmtik and iud/spiral. coz aq orangnya suka sembrono n pelupa. dokter nyaranin untuk pake IUD aja. But pasangnya mesti pas lagi menstruasi , selain karena sebaiknya semua jenis KB dimulai dari qt mo selesai mens (katanya sih karena pada saat selesai mens hormon kita pada kondisi yang stabil n bagus tuk mulai segala macam bentuk KB)
Awal bulan datang ke dokter trus pasang iud, sayangnya pas pasang ga pake acara tanya sama dokternya mengenai merk, umur iud dll, just sitting and let the doctor working.
Sebaiknya pada saat pasang moms dianjurkan untuk BAK dulu, trus pada saat mo pasang sebaiknya moms dalam kondisi relaxs n jangan terlalu tegang, coz ini bisa membuat jalan rahim tertutup even mom still got the period.
Pada saat iud dipasang terasa sedikit kemeng kaya ada yang narik,n coz pasangnya setelah mens selesai maka rasanya sedikit sakit kaya dicubit. Menurut dokternya hanya akan ada sedikit pendarahan dan tidak ada pantangan apapun pasca pemasangan IUD. Hanya perlu kontrol 1 bulan kemudian, 3 bulan trus setelah itu 6 bulan sekali.
Ternyata pendarahan yang katanya cuma sedikit ternyata tidak sesuai dengan kenyataan, diriq mengalami menstruasi selama lebih dari dua bulan. Pada saat pas masa mensnya darah yang keluar seperti mengucur diriq harus ganti pembalut max 2 jam sekali, apalagi klo malah hari tidurnya harus pake perlak klo tidak bisa berceceran dimana2.
Bulan berikutnya diriq kontrol di dokter yang lain, to get second opinion. Disini baru dapat pencerahan menurut beliau memang secara teori tidak ada pantangan apa2 setelah pasang iud, but secara experience seharusnya setelah pasang tidak boleh ML selama 2 minggu, trus diusahakan tidak ada penekanan pada perut untuk menghindari pergeseran iud.
Padahal setelah malamnya pasang iud besok paginya diriq langsung senam pembentukan perut, yang otomatis ada banyak penekanan di daerah perut.untungnya iudnya tidak bergeser sedikit pun. Diriq diberi obat untuk menghentikan pendarahan, tapi begitu ga minum obat pendarahannya keluar lagi
Setelah mens selama hampir 2 bulan, baru ada yang memberi tahu bahwa apabila ada pendarahan yang tidak selesai sebaiknya dikasih daun labu kuning (yang biasa di buat kolak) diriq sendiri membutuhkan waktu lebih dari seminggu untuk membuat pendarahan berhenti. Alhamdulillah sekarang pendarahan sudah selesai, but apabila selesai ML tetep aja masih ada sedikit pendarahan.
Menurut advice dari my sister, katanya klo pendarahantidak selesai berarti KBnya ga cocok. sampe sekaran diriq belum kontrol lagi sekalian aja nunggu bulan depan. semoga tidak terjadi apa apa, ami. . .n

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: